2026/04/16

Pada bulan Oktober 2025, Pameran Mebel dan Mesin Pengerjaan Kayu Internasional Indonesia (IFMAC) diadakan secara megah di Pusat Pameran Internasional Kemayoran di Jakarta. Sebagai acara yang sangat berpengaruh dalam industri furnitur di Asia Tenggara, pameran ini mempertemukan lebih dari 480 perusahaan dari seluruh dunia dan lebih dari 13.000 pembeli profesional. Ini berfungsi sebagai jembatan perdagangan penting yang menghubungkan Tiongkok dengan Indonesia dan pasar negara tetangga. Foshan Hebe Co., Ltd. hadir secara signifikan di pameran tersebut dengan rangkaian furnitur lunak kompresibel andalannya. Dengan produk yang dirancang khusus untuk pasar Asia Tenggara, kualitas yang konsisten, serta pilihan biaya dan pengiriman yang kompetitif, perusahaan ini menonjol di antara para pesaing dan mendapatkan banyak peluang kerja sama. Hal ini semakin memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara.
Hebe Furniture menampilkan stan bertema "Teknologi Kompresi untuk Ekspansi Global yang Efisien", yang menampilkan berbagai produk yang dirancang untuk pasar Asia Tenggara. Secara khusus, sofa dan tempat tidur berbahan kain yang dapat dikompres menjadi 1/5 dari ukuran aslinya sangat banyak diminati pembeli dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara lainnya. Keunggulan produk ini dalam hal rasio kompresi, kemudahan pengangkutan, dan pemasangan yang cepat menimbulkan banyak pertanyaan dan diskusi.
Keunggulan transportasi Hebe yang hemat biaya dan dirancang khusus untuk pasar Indonesia telah menjadi kekuatan kompetitif utama dalam menarik pelanggan. Memanfaatkan rute pelayaran laut yang sudah ada dari Foshan ke Indonesia, Hebe telah membentuk kemitraan strategis jangka panjang dengan perusahaan logistik terkemuka. Dengan menggunakan metode pengiriman langsung kontainer penuh, barang dapat dikirim dari Pelabuhan Nansha Guangzhou dan mencapai pelabuhan utama seperti Jakarta dan Surabaya hanya dalam 10-15 hari. Berkat teknologi kompresi vakum, kapasitas kargo per kontainer meningkat lebih dari 3 kali lipat, sehingga mengurangi biaya pengiriman maritim per unit produk secara signifikan. Ini menghemat 15-20% dibandingkan rata-rata industri. Selain itu, Hebe menawarkan layanan logistik dari pintu ke pintu termasuk perizinan bea cukai, menyederhanakan proses, dan memastikan waktu pengiriman 15-22 hari. Keunggulan ini memungkinkan Hebe menonjol di antara para pesaing dan menjadikannya mitra pilihan bagi dunia usaha di Indonesia.
Sebagai perwakilan dari upaya industri furnitur Foshan untuk berekspansi secara global, Hebe Furniture telah mengkhususkan diri pada furnitur kompresi selama bertahun-tahun. Ia memegang hak paten untuk kompresi vakum dan teknologi pengemasan bergulir. Produknya dijual di Eropa, Amerika, Timur Tengah, Afrika Utara, dan wilayah lainnya. Berpartisipasi dalam IFMAC 2025 di Indonesia menandai langkah penting dalam ekspansi Hebe ke Asia Tenggara. Pejabat perusahaan percaya bahwa Asia Tenggara adalah salah satu pasar furnitur dengan pertumbuhan tercepat secara global, dan Indonesia, sebagai negara dengan perekonomian terbesar di kawasan ini, menawarkan potensi yang luar biasa. Hebe berencana untuk terus berinvestasi dalam inovasi, meluncurkan produk-produk yang lebih hemat biaya dan disesuaikan dengan kebutuhan Asia Tenggara, dan meningkatkan kemampuan layanan lokalnya. Hal ini akan membantu merek furnitur Tiongkok mencapai kesuksesan yang lebih besar di kawasan ini.
Pameran ini tidak hanya menunjukkan kehebatan teknis dan daya saing produk Hebe Furniture tetapi juga menyoroti status Foshan sebagai "Ibukota Furnitur Tiongkok" yang terus menembus pasar global. Dengan Inisiatif Belt and Road yang sedang berlangsung, Hebe Furniture bertujuan untuk menggunakan Indonesia sebagai basis untuk berekspansi ke pasar ASEAN. Hal ini akan menetapkan standar baru bagi perusahaan furnitur Tiongkok yang memasuki pasar luar negeri dan membantu mendorong manufaktur Tiongkok menuju tingkat yang lebih tinggi dalam rantai nilai global.