I. Komunikasi Awal: Permintaan dan Konfirmasi Persyaratan Permintaan Pelanggan: Kumpulkan informasi tentang produk (gaya/bahan/ukuran/warna/kuantitas/harga target), pelabuhan pengiriman, waktu pengiriman, dan persyaratan sertifikasi. Pemberian Informasi: Mengirimkan katalog produk, penawaran harga, deskripsi bahan, detail kemasan, dan jadwal produksi. Konfirmasi Persyaratan: Verifikasi detail penyesuaian, perangkat keras, kain/kulit yang digunakan, struktur, desain LOGO, dan persyaratan dokumen inspeksi/izin.
II. Kutipan dan Persetujuan Sampel Kutipan Resmi: Sertakan persyaratan FOB/CIF/EXW, jumlah pesanan minimum, biaya pengemasan, biaya sampel, waktu tunggu untuk produksi massal, dan metode pembayaran. Permintaan Sampel: Konfirmasikan biaya sampel, metode pengambilan sampel, dan jadwal. Berikan nomor pelacakan setelah sampel dikirim. Persetujuan Sampel: Pelanggan menyetujui sampel berdasarkan bahan, pengerjaan, warna, dan ukuran. Kedua belah pihak menyelesaikan standar.
AKU AKU AKU. Penandatanganan Kontrak dan Penempatan Pesanan Tandatangani PI/Kontrak: Tentukan nama produk, jumlah, harga satuan, jumlah total, syarat pembayaran, tanggal pengiriman, kriteria pemeriksaan, dan prosedur penyelesaian sengketa. Pengumpulan Pembayaran: Kumpulkan deposit (biasanya 30%) sesuai kesepakatan. Pesanan produksi dikeluarkan setelah pembayaran diterima. Detail Pesanan: Tim bisnis, pengadaan, produksi, kontrol kualitas, dan logistik berkoordinasi dalam gambar, bahan, pengemasan, tanda pengiriman, dan tanggal pengiriman.
IV. Pemantauan Produksi dan Kemajuan Persiapan Bahan: Beli dan simpan bahan-bahan yang diperlukan seperti lembaran, kain, kulit, perangkat keras, dan busa. Memproduksi barang sesuai spesifikasi pesanan. Pelacakan Kemajuan: Pembaruan mingguan tentang kemajuan. Ambil foto/video pada tahapan penting dan bagikan dengan pelanggan. Penyelesaian Masalah: Segera atasi masalah apa pun yang terkait dengan perbedaan warna, kesalahan ukuran, atau penundaan pengiriman dengan solusi.
V. Pemeriksaan Akhir dan Pengemasan Inspeksi Internal: Periksa stabilitas struktur, dimensi yang akurat, pengecatan/pelapisan yang tepat, sambungan kain yang mulus, tidak ada goresan, dan pengujian fungsional. Inspeksi Pelanggan: Izinkan inspeksi pihak ketiga oleh SGS/BV/ITS dll., mengikuti standar AQL. Pengemasan dan Pengiriman: Gunakan sudut pelindung, bubble wrap, kardus, peti/palet kayu. Beri label pada barang, hitung jumlahnya, dan persiapkan pengiriman.
VI. Pemesanan, Pemuatan, dan Bea Cukai Pengaturan Pengiriman: Konfirmasikan tanggal pelayaran, rincian bill of lading, dan jenis kontainer (20GP/40GP/40HQ). Pengawasan Pemuatan: Verifikasi jumlah, ambil foto, dan amankan barang untuk mencegah kerusakan atau salah penempatan. Izin Ekspor: Kirimkan dokumen yang diperlukan seperti bill of lading, faktur, kontrak, dan deklarasi bea cukai untuk izin.
VII. Dokumentasi dan Pembayaran Akhir Dokumentasi yang Disediakan: Bill of lading, daftar pengepakan, faktur komersial, sertifikat asal, sertifikat fumigasi (jika diperlukan), dan laporan pemeriksaan kualitas. Penagihan Pembayaran Akhir: Mengumpulkan sisa pembayaran sesuai kesepakatan (per bill of lading/letter of credit). Pelepasan Dokumen: Menerbitkan salinan elektronik atau mengirimkan dokumen asli setelah menerima pembayaran akhir. Pelanggan kemudian dapat melewati bea cukai dan mengambil barang.
VIII. Pengingat Bea Cukai dan Dukungan Purna Jual Pemberitahuan Pengiriman: Beri tahu pelanggan perkiraan waktu kedatangan dan pandu mereka melalui bea cukai, pengambilan, dan pemeriksaan jika ada kerusakan. Dukungan Purna Jual: Tanggapi dalam waktu 24 jam untuk masalah seperti barang rusak, barang hilang, atau masalah kualitas. Berikan opsi kompensasi, penggantian, atau pengisian ulang. Penjualan Berulang: Memelihara database pelanggan dan mempromosikan produk baru, diskon, dan kebijakan pengembalian.